Untuk Hasil Jual Panen Padi Maksimal Desa Mangunharjo Adakan Pelatihan Teknologi Tepat Guna ( TTG)

Ngawi l bidiktimur.id  -  Pemerintah Desa Magunharjo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi, adakan pelatihan teknologi tepat guna bidang pertanian padi bagi 20 anggota dari 12 poktan/gapoktan desa. Yang dihadiri pula Kepala desa Mangunharjo Suprapto, Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa, UPT Pertanian dan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi.

Hal ini menindaklanjuti program Bupati, dimana pernah menyandang "Gudang Padi" terbaik tingkat Nasional.
Maka berbagai cara dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mempertahankan baik peningkatan produksi atau kwalitas padi. Sebagai upaya pemerintah daerah melalui Dinas ketahanan Pangan dan Pertanian, memberikan cara pembuatan TTG  Bioloka Plus.

Dinas pertanian sebagai narasumber pelatihan TTG menjelaskan,"
Bioloka Plus adalah mikroorganisme lokal (MOL) fermentasi  yang digunakan untuk pengolahan limbah jerami, imunisasi tanaman, dan peningkatan nutrisi hara tanah.

Bahan-Bahan Pembuatan Bioloka  plus  dibutuhkan  bermacam bahan terbagi menjadi beberapa unsur utama
1. Sumber Mikroorganisme Urin sapi, buah maja (mojo), bonggol pisang, atau buah nanas.
2. Sumber Karbohidrat Air cucian beras (ileri) dan air kelapa.
3. Sumber Glukosa/Nutrisi Tetes tebu (molase).
4. Mikroba Fungsional/Isolat  Trichoderma

Cara Pembuatan Bioloka Plus
1. Persiapan Bahan Cacah halus bonggol pisang dan ambil bagian dalam buah maja atau haluskan buah nanas
2. Pencampuran Campurkan semua bahan (bonggol pisang/buah maja, urin sapi, air cucian beras, air kelapa, dan tetes tebu) ke dalam satu wadah atau jerigen penampungan
3. Penambahan Isolat  Masukkan isolat Trichoderma ke dalam campuran tersebut sebagai agen hayati pengaya
4. Proses Fermentasi Tutup rapat wadah fermentasi agar kedap udara dan proses fermentasi berjalan sempurna. Diamkan larutan selama kurang lebih 14 hari sebelum siap diaplikasikan ke lahan atau tanaman

Dosis aplikasi dan cara penggunaan Bioloka Plus untuk tanaman padi serta dekomposisi jerami langsung di sawah.
1. Dosis Aplikasi pada Tanaman Padi (Pencegahan Penyakit & Imunisasi. Bioloka Plus berfungsi sebagai agen hayati untuk memperkuat imun tanaman dari serangan penyakit (seperti blas atau hawar daun) dan merangsang pertumbuhan. Dosis Semprot Gunakan 200 ml – 250 ml Bioloka Plus per tangki semprot kapasitas 16 liter.

Cara Aplikasi Semprotkan secara merata ke seluruh bagian tanaman padi, terutama pada lembar daun. Waktu Aplikasi  Lakukan penyemprotan pada pagi hari (sebelum jam 09.00) atau sore hari (setelah jam 15.00) saat matahari tidak terlalu terik agar mikroorganisme di dalamnya bekerja optimal. Interval Ulangi setiap 7 – 10 hari sekali, disesuaikan dengan kondisi perkembangan tanaman di lapangan.

2. Cara Penggunaan untuk Dekomposisi Jerami di Sawah. Untuk mempercepat pembusukan jerami sisa panen agar cepat menjadi kompos kaya unsur hara, lakukan langkah-langkah berikut
1. Dosis Lahan  Siapkan 5 – 10 liter Bioloka Plus untuk luasan 1 hektar lahan sawah.Tahap Pengaplikasian setelah panen, hamparkan atau sebar jerami secara merata di permukaan sawah.
2. Larutkan Bioloka Plus ke dalam air bersih (perbandingan sekitar 1 liter Bioloka Plus dicampur dengan 50–100 liter air).
3. Semprotkan atau kucurkan larutan tersebut secara merata ke seluruh hamparan jerami.
4. Lakukan penggenangan air setinggi mata kaki(macak-macak) selama 7 – 14 hari agar proses pembusukan oleh mikroba penambat hara dan Trichoderma berjalan cepat.
5. Setelah jerami melunak dan hancur, lahan siap dibajak/ditraktor untuk musim tanam berikutnya.

ciri-ciri fisik Bioloka Plus yang sudah matang sempurna dan siap untuk Anda aplikasikan ke lahan atau tanaman padi. Aroma Segar (Khas Fermentasi)Bau menyengat dari urin sapi atau bahan mentah lainnya akan hilang. Bioloka Plus yang matang akan mengeluarkan aroma asam manis yang segar, mirip seperti bau tapai atau alkohol ringan. Jika baunya busuk seperti got atau bangkai, berarti fermentasi gagal akibat kontaminasi bakteri liar.

Perubahan Warna Cairan akan berubah warna secara konsisten menjadi cokelat tua, cokelat keruh, atau kecokelatan yang stabil, tergantung dari dominan bahan organik yang digunakan (seperti tetes tebu).

Terbentuknya Lapisan Putih (Jamur/Isolat)Di permukaan cairan sering kali muncul lapisan tipis berwarna putih atau abu-abu kehijauan. Ini adalah tanda positif bahwa isolat Trichoderma dan mikroba fungsional lainnya berkembang biak dengan baik.

Penurunan Gas dan Buih Pada minggu pertama, cairan biasanya akan menghasilkan banyak buih dan gas (jerigen akan menggembung). Namun, saat sudah matang di hari ke-14, produksi gas akan jauh berkurang atau berhenti sama sekali karena aktivitas perombakan utama sudah stabil

Cara Penyimpanan Bioloka Plus yang benar gunakan wadah yang tepat simpan sisa cairan di dalam jerigen atau botol plastik yang tertutup rapat. Jangan gunakan wadah berbahan logam karena dapat berkarat akibat asam organik dari proses fermentasi.

Hindari Sinar Matahari Langsung Letakkan wadah di tempat yang teduh, sejuk, dan gelap (misalnya di dalam gudang atau di bawah teras). Sinar matahari langsung (sinar UV) dapat membunuh mikroorganisme dan isolat Trichoderma di dalamnya.

Beri "Makan" Mikroba Secara Berkala: Jika Anda berencana menyimpannya dalam jangka waktu lama (lebih dari 1–2 bulan), tambahkan 1–2 sendok makan molase (tetes tebu) atau air gula setiap sebulan sekali. Ini berfungsi sebagai sumber energi atau makanan bagi mikroba agar tidak mati kelaparan.

Cek gas secara berkala meskipun sudah matang, mikroba yang hidup kadang masih memproduksi sedikit gas. Buka tutup jerigen sekali seminggu selama beberapa detik untuk membuang gas yang terperangkap agar jerigen tidak menggembung atau meledak.

Kades Mangunharjo Suprapto didampingi TPK Teguh sampaikan, ", pelatihan sangat penting untuk membantu warga petani dalam hal mengurang pupuk kimia, otomatis mengurangi biaya pengelolaan tanam padi. Bioloka plus bahan didesa tersedia dan mudah di cari, fungsinya bagus pembuatannya simple. Petani bisa mendapatkan hasil penjualan panen dibandingkan pupuk semua dr pabrikan. 


Pewarta 

eko 

Editor 

Red 





Pembaca 20.108