Bupati Madiun Turun Langsung Serap Aspirasi Warga, Melalui Agenda Bahana Bersahaja

Madiun l bidiktimur.id Pemerintah Kabupaten Madiun gelar  program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja  (Bahana Bersahaja) yang ke-8 di Desa Bener Kecamatan Saradan, pada Rabu (15-16/09/2026). Program berlangsung selama 2 hari.
Bahana bersahaja sebagai langkah  mengawal kinerja pemerintah yang akan datang. Yaitu  bermacam layanan publik untuk masyarakat tanpa harus datang ke kantor pemerintahan Kabupatrn dengan jarak tempuh lumayan jauh.
Kegiatan dibuka  oleh Bupati Kabupaten Madiun Hari Wuryanto, merupakan wujud nyata, komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendekatkan pelayanan publik langsung ke tingkat desa. Bupati Hari Wuryanto menyampaikan,"Kami berharap pemerintah bisa memberikan layanan terbaik. 

Dihari pertama diadakan senam bersama walau disore hari sekaligus pembukaan.
Dimalam hari sarasehan untuk menyerap aspirasi warga setempat yang dihadirkan para pemangku Dinas ( Forkopimda) dan instansi TNI, Polri, kades se-kec.Saradan serta warga Desa Bener khususnya.

Hasil aspirasi yang disampaikan Bupati Hari Wuryanto, Kades Bener meminta pembetulan jalan dari anggaran Provinsi, beberapa warga meminta pavingisasi, pelebaran jemvatan, normalisasi sungai dan tiang beton untuk lampu jalan.

Dan besok harinya dini hari Bupati, Wakil Bupati dan didampingi dari beberapa Kepala OPD dari persinggahan rumah- rumah warga adakan kunjungan ke rumah lansia kurang mampu atau sakit menahun. Usai itu Bupati  lanjutkan menuju pelayanan optimal dari seluruh dinas terkait yang terletak di lapangan Desa Bener. 

Pelayanan publik digelar oleh semua pelayanan yang ada di dinas, dari Dinsos, Dinas Dukcapil, Dinkes, Dinas Ketahanan Pangan dan lainnya semua ada. Bahkan KUA pun ada yang mendaftar. Dinkes dan Dukcapil sasaran terbanyak yang dibutuhkan masyarakat. Sesuai dari sambutan Wakil Bupati, dengan digelarnya Bahana Bersahaja, kesempatan tidak disia-siakan, gratis untuk cek kesehatan yang lengkap, hingga rongsen jika sakit batuk atau paru. Yang terutama anak-anak balita yang stunting.

Bupati ikut juga gotong royong dalam kerja bakti peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sekalisn menjelaskan  Bahana Bersahaja bertujuannya agar pemerintah memahami persoalan di tingkat desa. Yang sejalan dengan visi misi daerah emua masyarakat terkondisikan dengan baik dan bermuara pada kesejahteraan.

Bahana Bersahaja  dilaksanakan secara bertahap dengan target desa-desa yang disasar dapat berkembang lebih mandiri dengan pelayanan yang cepat dan tepat sasaran.

Komitmen untuk terus kita jalankan sebagai berpartisipasi dalam setiap kegiatan Bahana Bersahaja ke depan. Dan hadir langsung ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Madiun. (Sr)

Pewarta
Yuni
Editor
Red





Dibaca
23.141